Tuesday, October 21, 2008

langkah yang aneh...



Baru kali ini ada orang yang menjelaskan pada saya bahwa kesuksesan dia dengan langkah jenis a. Jenis a ini biasanya senang dengan kehidupan dan lingkungan sosial, tipe ini lebih menggunakan perasaan. Jenis b biasanya tidak suka dengan yang terjadi di luar dan mengandalkan realitasnya atau pikiran realnya. Sedangkan yang c lebih condong seorang oportunitis.

Sebenarnya dari dahulu saya selalu pusing dengan gambar-gambar seperti ini, karena saya bukan termasuk tipe orang yang senang lurus-lurus saja. Saya senang dengan sesuatu yang menurut saya itu adalah pelajaran tanpa harus secara formal. Namun pikiran ini cenderung membuat saya lemah dan tertinggal dengan tipe b, yang saya kira tadinya tipe b adalah jalan paling benar.

Ternyata, dosen yang saya kagumi saat ini justru menggunakan tipe a, bukan yang b apalagi yang c. Beliau juga mengajak saya untuk membuat visi dari mimpi agar menjadi kenyataan. Setidaknya, sekarang saya tak perlu takut lagi dengan cara-cara yang saya lakukan agar mimpi itu tercapai, dan tak perlu cemas dengan orang-orang yang bertipe b. kita lihat saja nanti.

Wednesday, October 15, 2008

future learning

Lagi iseng nih…

Saya tidak bisa berbohong bahwa hobi yang tak pernah saya sadari adalah memandang dan mengamati manusia. Mulai dari bayi yang baru lahir sampai kakek-kakek atau nenek-nenek yang masih bisa bertahan hidup. Tidak bisa dipungkiri bahwa saya belajar dari apa yang saya amati itu.

Di gerbong kereta dari manggarai sampai setasiun UI atau Pocin, merupakan rutinitas perjalanan yang paling sering amati, mulai dari pengemis sampai professor ada di sana. Saya selalu mencoba untuk berfikir lebih dalam, dan dari ini pula saya selalu kuat untuk bertahan hidup walau dalam keadaan sulit. Setidaknya saya harus banyak bersyukur karena diberi kesempatan belajar sebagai akademisi di salah satu universitas pavorit di Indonesia.

foto : anak yayasan panti asuhan nurul jafariah sedang lomba 17 san


Ada satu pelajaran berharga dari perjalanan di kereta sana, syukur adalah kunci ketenangan bagi saya. Tinggal bagaimana saya memanfaatkan segala yang ada saat ini. kata Pak Harko, salah satu dosen terbaik di Geografi UI, krisis global yang terjadi akibat belajar pada teori-teori lama yang mengatakan bahwa perjalanan yang lalu adalah kunci masa depan, tidak bisa terpakai lagi untuk saat ini. Bantah Pak Harko, ternyata apa yang di jelaskan oleh orang-orang pintar di negara maju adalah kebohongan, seperti investasi yang ternyata jatuh dan menyebabkan krisis.

Karena itulah Pak Harko menganjurkan kami untuk future learning / belajar pada masa depan. Belajar pada cita-cita bagaimana mencapainya dengan perubahan hidup yang besar ini. Menurut saya ini adalah gambaran pelajaran terbaru yang melanda dunia ini, seperi Laskar Pelangi Andrea Hirrata yang mengejar mimpi. Setidaknya sama-sama belajar pada masa depan juga.

Bagi saya dunia saat ini sangat cepat berubah dalam segala hal, oleh karena itu saya selalu berusaha menjadi fleksibel agar mudah mengejar mimpi-mimpi tanpa perlu stress karena takut gagal. Yah… setidaknya semua ini, dari hari ke hari membuat saya semakin yakin dapat mengejar mimpi.

Tunggulah… daydeh akan menari di awan dengan mimpi-mimpi yang indah.

Monday, October 13, 2008

Bermimpi...


Sederhana dalam melangkah untuk mencapai impian yang hebat, setelah itu lihat hasilnya, apa yang terjadi? (Mario teguh)

Hal yang paling indah saat itu adalah memiliki mimpi, cita-cita, atau harapan-harapan untuk lebih baik dalam menjalankan kehidupan. Setidaknya, karena harapan, semangat hidup itu muncul. Perlahan-lahan mencintai kehidupan dan berjuang mengejar harapan yang lebih tinggi. satu hal yang membuat orang begitu lemah yaitu saat orang sudah menganggap dirinya tak mampu.

Di dalam novel sang pemimpi karya andrea hirata, arai pernah bilang kepada ikal agar tidak mendustai nasib. Kata Mario teguh, semangat itu seperti mandi, perlu berkali-kali mandi agar tetap segar, semangatpun begitu. Hanya perlu melakukan langkah yang lurus agar mimpi itu dapat digenggam.

Ayu kawan, kita bermimpi?

Thursday, October 9, 2008

Kembali 0 dan kosong….

29 agustus, nonton final Indonesian next star langsung di indosiar (ada dewi persik loh..)

2 september, makan soto ala medan buatan kesya (muridv privat) di rumah neneknya, keramat sentiong.

3 september, makan bakmi margonda di margonda bareng mas andri yang sekarang kuliah di Belanda.

9 september, ngajar risha & kesya di kramat sentiong.

11 september, undungan bazis di JCC senayan.

12 september, ngajar tia di bojonggede.

12 september, bka puasa makan di rumah arin & langsung sahur on the road sampai di taman menteng.

16 september, ngajar matematika kesya.

17 september, pertandingan futsal (menang) di geo & ngajar fisika kesya di kramat sentiong1.

18 september, buka bersama seluruh geografi di geografi UI.

19 september, buka bersama geografi 05 dengan panti asuhan di beji depok dan makan malam mie aceh di margonda dengan nufy.

23 september, makan di cam stick saharjo dengan teman sma.

26 september, itikaf di sunda kelapa menteng dan sahur on the road solum hmg di yayasan yatim piatu nurul iman jafariah manggarai.

29 september, nonton laskar pelangi dengan geo 05 di margo city.

30 september, jalan-jalan malam takbiran ke monas dan ancol (tapi gak masuk).

1 oktober, ngumpul keluarga di menteng atas dan ke rumah nenek kesya n risha.

3 oktober, dapet gawean selama 3 hari & makan di boloo2 restoran japan di margonda.

5 oktober, sakit.

6 oktober, makan di regusa restoran italia samping istiqlal. ke kota tua dan pelabuhan sunda kelapa bareng geo 05. Malamnya dikerokin.

7 oktober, kata dokter sakit karena kecapean.

Kembali 0 dan kosong….

Setelah kebanyakan makan yang enak-enak dan kebanyakan main. Saya merasa di tegor oleh alam ini. Terutama ramadhan, sungguh membuat saya malu.

Walau kata orang kembali nol dan dosa terhapuskan kalau berhasil, tapi aku justru merasa semakin kosang akhir-akhir ini. Saat aku tertawa karena hal-hal yang lucu, tapi hati merasa sedih. Saat perut dimasukan makanan-makanan yang enak, justru pikiran merasa bersalah.

Aku tidak bisa tidak memikirkan orang lain terutama yang sedang kesulitan karena materi.

Saudara ku, bertahanlah. Aku mencintai mu…

Daydeh… terus kejar mimpi-mimpi itu, raihlah dan percayalah bahwa Tuhan memeluk mimpi mu. Lupakan godaan-godaan dunia yang semakin membuat semua menjadi kosong tak berisi dan hampa.

Monday, September 22, 2008

kisah cinta ku


Di malam yang sesunyi ini aku sendiri tiada yang menemani

Akhirnya kini ku sadari dia telah pergi tinggalkan diri ku

Adakah semua kan terulang kisah cinta ku yang seperti dulu

Hanya dirimu yang ku cinta dan ku kenang

Didalam hati ku takan pernah hilang

bayangan dirimu untuk selamanya


Mengapa terjadi kepada diri mu

Aku tak percaya kau telah tiada

Harus kah ku pergi tinggalkan dunia

Agar ku dapat berjumpa dengan mu

(chrisye)

Thursday, September 11, 2008

Meski Dunia Mengoyak

Foto : Daydeh, Garing, Arine.

Meski dunia mengoyak-ngoyak perahu yang ku bangun, meski tempat itu tak kunjung-kunjung di mata. Aku mencoba tak semena-mena kepada perahu kayak kecil, aku selalu berharap di sana pun kita sama-sama duduk. Tak ada perbedaan, seperti akhir cerita klasik sebuah dongeng sebelum tidur. Walaupun hanya mimpi, aku selalu yakin dapat menggenggam bintang. Selalu yakin akan menari di awan. Sayang, tetaplah kuatkan mimpi kita…

Untuk Adik Gaza

 Adik, kamu kuat di sana Rambutmu berdebu wangi surga Getaran jari tanganmu dan keringnya kulitmu adalah cinta dari Tuhan yang Maha Besar He...