Wednesday, October 29, 2014

Future...



"Future" by Paramore

Yeah.
Yeah.
That's how you had it, yeah,
Pretty sure.

It is, it's goes clapping a bit.

Something just in that way,
Alright, here we go.

You go up and down this time.

I'm writing the future,
I'm writing it out, loud.
We don't talk about the past,
We don't talk about the past now.

So, I'm writing the future,
I'm leaving a key here.
Something won't always be missing,
You won't always feel emptier.

Ah-ah, mm-mm,
Ah-ah-ah-ah, mm-mm.

Just think of the future,
And think of your dreams.
You'll get away from here,
You'll get away eventually.

So, just think of the future,
Think of a new life.
And don't get lost in the memories,
Keep your eyes on a new prize.

Ah-ah-ah, ah-ah,
Ah-ah-ah, ah-ah,
Mm.

Sunday, October 26, 2014

Terimakasih...


Foto: Edelweis di Surya Kencana Gunung Gede, Oktober 2014
Alhamdulillah... Tuhan Yang Maha Agung, terimakasih atas segala nikmat-nikmat-Mu...

Sunday, October 5, 2014

Kita akan sulit bergerak bila belum iklhas....

Pasca tsunami di Aceh, Delisha bertanya kepada ustad Rahman “Pak ustad, mengapa Delisha berat sekali..”, lalu delisha diam dan berkata lagi “Usat Rahman, mengapa Delisha berat melakukannya…?”. Ustad Rahman diam dan menengok ke Delisha, lalu menjawab “orang yang berat dalam sesuatu hal, itu karena belum iklhas… dia belum iklhas, belum pasrah kepada Allah..”, Ustad Rahman melanjutkan, “Seandainya kita iklhas dan pasrah, maka sesuatu hal itu akan ringan dan mudah dijalankan oleh kita..”.

Itu sepenggal percakapan yang saya ingat pada film Hafalan Sholat Delisha, air mata saya turun tidak henti-hentinya sejak menonton film dokumenter tersebut sampai selesai. Aceh, berhubung saya pernah kesana dan diceritakan oleh supir bagaimana kronologis terjadinya bencana yang dahsyat itu. Saya cepat sekali masuk dalam cerita di film tersebut. Kagum sekali, indah dan penuh hikmah.

Saturday, October 4, 2014

Apa itu geografi manusia….

Bisa-bisa gelar sarjana saya sebagai lulusan geografi dicabut karena tak bisa menjelaskan apa itu geografi manusia?, dan sesungguhnya, saya sendiri tidak begitu tahu apa itu geografi manusia, dan saya mohon para anggota dewan untuk segera membuat undang-undang kepada seluruh sarjana yang lupa akan ilmunya, segera dicabut gelar kesarjanaannya. Saya rasa itu cukup adil…

Dan bila benar undang-undang itu diresmikan maka saya rasa hanya beberapa orang sajalah yang akan bergelar sarjana.

Oke kembali ke georafi manusia, jadi apa itu geografi manusia? Bila anda ingin jawaban yang biasa, sangat gampang, hanya cukup menulis “what is human geography?” di google, atau silahkan cari jurnal-jurnalnya. Sederhana, lalu kita akan mengetahui pengertian dari geografi manusia.

Jadi untuk mengetahui apa itu geografi manusia secara baik dan benar, anda tidak perlu membaca tulisan ini, karena tulisan ini hanyalah tulisan sederhana saya sebagai anak geografi dari kampus negeri ini, bukanlah penemu ilmu geografi manusia dan bukan pula dosen dari geografi manusia.

Namun, izinkan saya menulis sedikit tentang geografi manusia dari pengamatan keseharian saya sendiri, tanpa menggunakan literatur yang tekstual.
                                                                                 …
Saya yakin, setiap ilmu memiliki tujuan, dan tujuan dari ilmu apapun saya rasa untuk manuisa, alam dan lingkungannya. Dan jelas seluruh ilmu akan berkaca pada masa lalu untuk dijadikan pelajaran mengapa masa sekarang bisa terjadi, lalu memodelkan seperti apa masa depan. Kelebihan mempelajari geografi adalah ruang atau spasial, dengan banyak memperhatikan dan peka akan lingkungan dan kehidupannya maka keimanan geografi seseorang akan meningkat.  

Terlalu sempit bila mengatakan geografi manusia adalah sebuah ilmu yang mempelajari manusia atau demografi dengan memperhatikan aspek keruangan atau geografi. Memang tidak salah bila migrasi, urbanisasi, transmigrasi, dan segala hal terkait kependudukan menjadi kunci dalam geografi manusia, dan tidak salah pula bila mengatakan kepindahan penduduk dari suatu lokasi ke suatu lokasi lainnya pasti dipengaruhi oleh alamnya.

Menurut saya, karena ini tentang manusia, maka akan banyaklah yang dibicarakan pada topik geografi manusia, karena kita tahu bahwa manusia adalah pemimpin di alam ini dibanding hewan, tumbuhan dan bahkan alam itu sendiri. Tinggal kita sendiri ingin pergi kemana dan membicarakan apa?. Bayangkan, mempelajari geografi manusia tentunya juga akan mempelajari sumberdaya alam, sumberdaya manusia, ekonomi, politik, budaya, agama, kearifan lokal, fisik lingkungan, dan lain sebagainya. Dan siapa yang bisa memahami itu semua?.

Karena itulah bila kita membaca-baca literatur, pengertian geografi manusia diperkecil batasannya agar tak terlalu melebar jauh, kecuali bila hanya geodemografi, mungkin ini akan lebih jelas dan ringkas ketimbang geografi manusia.

Jadi menurut saya, geografi manusia adalah segala aktifitas manusia pada suatu wilayah/spasial, yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan manusia itu sendiri, yang berpegang teguh pada kemerataan kesejahteraan. Bahasa gaulnya jangan sampai di suatu wilayah ada yang kaya sekali dan adapula yang miskin sekali, ada yang pintar sekali dan ada pula yang bodoh sekali.

Secara tidak langsung, geografi manusia bagi Negara Indonesia berkaitan langsung dengan sila kelima Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, karena bila negara ini adil maka sudah pasti tidak ada lagi kesenjangan sosial, yang mana semua manusia akan makmur dan sejahtera, pelayanan kesehatan yang sama, pelayanan pendidikan yang sama, dan tidak ada satupun manusia yang kelaparan.

Laki-laki harus berani…

Jangan jadi laki-laki klo takut akan resiko, jangan jadi laki-laki klo gak berani ngomong hitam ya hitam dan putih ya putih. Jangan jadi laki-laki klo hidup lebih banyak mengeluh ketimbang bekerja, jangan jadi laki-laki klo lebih banyak nongkrong di mal ketimbang di warung kopi. Dan yang terpenting jangan jadi laki-laki klo berani korupsi. Laki-laki mesti berani mencari rejeki yang halal walau mesti banting tulang. Sehingga anak-anaknya dan isterinya terjaga akan makanan yang haram.

Bro, jangan ngomong tentang laki-laki klo takut akan masa depan, jangan jadi laki-laki klo lw berani sama orang tua tapi takut sama pacar. Heheee….. sangat manusiawi klo kita yang laki-laki berkelakuan nakal saat muda, sudah manusiawi klo ada cewe cantik lalu kita bersuit-suit… tapi yang namanya laki-laki pemberani tidak pernah korupsi, tidak mempermainkan kekuasaan dan tidak mementingkan kehidupan pribadi dan golongannya.

Derajat dunia bakal hancur klo sedikit aja berani curang, sedikit aja ngebentak orang tua apalagi nyokap. Bro, mulai saat ini jadilah laki-laki yang sebenarnya. Tidak meminta-minta uang dari orang tua, dan tidak juga korupsi. Karena itulah, laki-laki sudah sewajarnya nakal tapi jangan bodoh, karena kebodohan membuat kita malas bekerja dan malas berpikir.

Apakah laki-laki baik pasti lebih baik dari yang nakal? Tenang aja bro… sudah ada bukti nyata bahwa ternyata yang korupsi dan yang penjahat adalah mereka yang berdasi, yang tampangnya tampang orang pintar, dan pandai berbicara. Jadi klo lw merasa gak baik saat muda, asal elu adalah laki-laki, maka ketika besar gue yakin elu gak akan korupsi…

Bahkan sepengalaman gue bekerja selama 5 tahun, gue melihat ternyata anak yang dulunya baik-baik, malah gak bisa apa-apa… entah mengapa, Tanya gih sama doraemon.